
Entah ini pendakian ke berapa kalinya ke gunung ungaran...lupa....hehehe,
tapi rasanya ini pendakian tersulit walaupun ketinggian ungaran hanya 2050 mdpl. tapi yang menyulitkan adalah....MAKSAKEUN....mendaki di musim hujan, walaupun kami tidak kehujanan sekalipun tapi kabut bersama kami non stop..jarak pandang hanya 15 meter di siang hari dan 2 meter di malam hari.
Ungaran, gunung di selatan kota semarang sangat mudah di akses...tinggal naik bus yang ke bandungan yang melewati pasar jimbaran dari pasar jimbaran mulai menikmati tanjakan lewat perkampungan,bisa juga di akses dengan kendaraan bermotor, setelah melewati perkampungan kita akan melewati ladang penduduk..sampai ke basecamp mawar....kalo ada yang bertanya kenapa harus nama mawar nggak nama yang lebih gagah kaya basecamp di Gunung yang lain, karena e karena dulu ladang yang sekarang didominasi oleh sayuran dulunya adalah ladang pengembangbiakan bunga mawar, dan di basecamp mawar kita bisa ISO (istirahat,shalat) dan juga bila kita melakukan pendakian pada malam minggu kita juga bisa menemui warung yang hanya buka seminggu sekali, ada satu hal yang saya rindu dari warung itu...es teh....hehehe,heran yea ampir masuk hutan tapi masih ada es. soalnya sampai ke basecame mawar pun masih bisa di akses oleh kendaraan bermotor.
Dari basecampe mawar kita bisa meneruskan perjalanan menuju basecame goa jepang,jangan bingung soal rute, udah ada markanya yang di buat pencinta alam setempat, di goa jepang kita bisa menyewa pondok milik penduduk untuk beristirahat dan juga ada beberapa warung yang byasa buka ketika ramai pendakian.
Dari goa jepang kita tinggal ngtrack langsung ke puncak selama lebih kurang 2,5 jam...
nyampe dah di puncak2050 Gunung Ungaran,
berpose bersama teman saya WILDAN di basecamp Goa Jepang;
saluu...tt
BalasHapus